Profil dan Biodata Ondrej Kudela : Pemain Persija Jakarta Yang Membuat Cristiano Ronaldo Ketar-Ketir

Ondrej Kudela , siapa nih yang belum tau dan kenal dengan sosok satu ini?,  Pemain yang baru baru ini tampil dalam pertandingan Portugal vs Republik Ceko pada ajang UEFA Nations League A 2022/2023.

Dia adalah salah satu pemain kelas dunia yang bermain di Liga Indonesia, yaitu Persija Jakarta.

Pemain yang saat ini sedang ramai di bicarakan,sebab penampilan apiknya dalam menjaga lini pertahanan Timnas Ceko , dan berhadapan langsung dengan Cristiano Ronaldo,Diogo Jota dan lainnya.

Ondrej Kudela saat berhadapan langsung dengan Cristiano Ronaldo dan Diogo Jota.

Mesikpun timnas Ceko mengalami kekalahan pada pertandingan tersebut, namun Kudela mendapatkan banyak pujian dari penggemar sepakbola di indonesia.

Ingin kenal dan mengetahui lebih jauh tentang Ondrej Kudela? , silahkan bisa dibaca di artikel ini hingga akhir.

PROFIL , BIODATA DAN KARIR ONDREJ KUDELA : 

Ondřej Kúdela (pengucapan bahasa Ceko: [ˈondr̞ɛj kuːdɛla]; lahir pada tanggal 26 Maret 1987) Saat ini berusia 35 tahun.  Ia adalah pemain sepakbola profesional asal Ceko yang bermain di posisi bek tengah untuk klub yang berasal dari Ibukota Indonesia, Yaitu Persija Jakarta dan Ondrej Kudela pun bermain untuk timnas Republik Ceko.

Dia sebelumnya juga pernah bermain untuk Slovácko, Sparta Prague, Mlada Boleslav , Slovan Liberec dan Slavia Prague. Kúdela juga pernah dipinjamkan ke Kladno dan klub Kazakh FC Ordabasy.

Kúdela biasanya dimainkan sebagai bek tengah, meskipun ia juga digunakan sebagai gelandang bertahan. Pada akhir musim 2021 ia berhasil terpilih sebagai bek terbaik di liga Ceko.

Karier klub :

Kúdela muncul melalui sistem pemuda di Slovácko dan membuat penampilan debutnya untuk tim utama pada tahun 2005.

Pada tahun 2007 ia pindah ke Sparta Prague, menghabiskan masa pinjaman setengah tahun di Kladno pada tahun yang sama.

Pada tahun 2009 ia ditandatangani oleh Mladá Boleslav sebagai pengganti Jan Rajnoch keluar. Dia tetap di klub selama delapan musim, kecuali untuk masa pinjaman setengah tahun di klub Kazakh Ordabasy pada tahun 2014.

Dia adalah bagian dari tim Mladá Boleslav yang memenangkan Piala Ceko 2010–11, digantikan pada menit ke-8 final, dan juga tim yang memenangkan Piala Ceko 2015–16.

Pada Januari 2017 Kúdela menandatangani kontrak dengan Slovan Liberec selama dua setengah tahun.

Pada tahun 2018 ia dipindahkan ke Slavia Prague, tak lama setelah pelatih kepala Jindřich Trpišovský.Bersama Slavia ia memenangkan total tiga gelar liga, tiga piala dan satu piala super.

Pada Juni 2022 ia bergabung dengan klub Liga 1 Indonesia Persija Jakarta. Pada tanggal 23 Juli 2022, Dia melakukan debut liga dengan memulai kekalahan 0-1 melawan Bali United.

Statistik karir : 

Karier senior:
TahunTimTampil(Gol)
2005–2007Slovácko31(1)
2007–2009Sparta Prague6(0)
2007→ Kladno (pinjaman)10(1)
2009–2017Mladá Boleslav177(9)
2014→ Ordabasy (pinjaman)14(0)
2017–2018Slovan Liberec29(0)
2018–2022Slavia Prague98(14)
2022–Persija Jakarta8(1)
Tim nasional:
2003–2004Republik Ceko U-1711(0)
2005Republik Ceko U-184(0)
2006Republik Ceko U-198(0)
2006–2007Republik Ceko U-2012(3)
2007–2008Republik Ceko U-2112(0)
2008–Republik Ceko9(0)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 2 May 2022
‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 16 April 2021

namun dari sejumlah Prestasi yang ia capai dalam karirnya , ia pun ternyata pernah tersandung dalam Kontroversi , apa Kontroversi tersebut? baca dibawah ini.

Kontroversi :

Pada 18 Maret 2021, Kúdela dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap gelandang Rangers Glen Kamara selama pertandingan babak 16 besar Liga Europa. Kúdela membantah tuduhan itu dan mengklaim bahwa dia diserang oleh Kamara di terowongan setelah pertandingan, dan Slavia Prague mengajukan pengaduan pidana sambil mengkritik penanganan situasi oleh Rangers.

Pada 14 April, ia secara resmi dinyatakan bersalah atas pelecehan rasial oleh UEFA dan dilarang bermain dalam sepuluh pertandingan UEFA, membuatnya tidak boleh bermain di pertandingan apa pun di kejuaraan Euro 2020 mendatang; Kamara sementara itu diberi larangan tiga pertandingan karena menyerang Kúdela di terowongan setelah pertandingan.

Kúdela mengajukan banding atas larangannya, tetapi banding tersebut ditolak oleh UEFA pada 26 Mei 2021. Dia kemudian memulai proses banding atas larangan tersebut ke Pengadilan Arbitrase Olahraga, dan sidang dijadwalkan pada April 2022. Namun, sebulan sebelum sidang dijadwalkan berlangsung, Kúdela membatalkan bandingnya dan secara resmi meminta maaf kepada Kamara. Pengacara Kamara mengatakan bahwa kliennya senang bahwa masalah itu sekarang telah ditutup.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button